"Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih." (1Yoh 4:18)
Ada banyak jenis rasa takut yang sering hinggap pada manusia. Setidaknya ada sekitar 565 jenis rasa takut (fobia) yang bisa merasuk. Ada rasa takut yang sangat berat seperti takut terhadap hantu (spektrophobia), takut menderita (fatophobia), takut mati (thanatophobia), takut akan kegagalan (atychiphobia), takut pada pernikahan (gamophobia). Ada juga rasa takut yang nampaknya aneh untuk kebanyakan orang lain seperti takut emas (aurophobia), takut akan wanita cantik (venustraphobia), takut bunga (anthophobia), takut sinar matahari (heliophobia), takut orang asing (xenophobia).
Contoh di atas menunjukkan bahwa begitu banyak ketakutan yang dapat hinggap dalam hati kita. Mungkin saat ini Anda sedang berada dalam situasi yang belum pernah Anda alami sebelumnya. Anda mungkin sedang menghadapi tanggung jawab baru yang Anda sendiri belum tahu pasti bagaimana menanganinya. Anda mungkin mempunyai kebutuhan yang jauh lebih besar dibanding sumber-sumber yang Anda miliki, dan rasa takut menyerang Anda, mengatakan bahwa Anda tidak akan berhasil. Anda mungkin merasa sendirian dalam keadaan Anda, sehingga rasa takut itu semakin mencekik Anda.
Nas 1 Yohanes di atas hendak menekankan bahwa dengan kasih Kristus yang kita miliki dalam hati kita, maka hilanglah segala ketakutan dan kekuatiran hidup. Coba kita renungkan. Apakah lawan dari rumah yang bernafaskan ketakutan? Tentu saja rumah yang bernafaskan cinta kasih. Rumah yang bernafas kasih adalah sebuah kehidupan yang di dalamnya kasih dikerjakan secara nyata: kasih kepada Allah dan sesama. Rumah yang bernafas kasih menawarkan persahabatan, penerimaan, perbaikan dan pemulihan. Penulis surat 1 Yohanes mengatakan: "Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan." Yang dimaksud adalah kasih llahi. Ketika Allah menyatakan kasihnya kepada manusia melalui anak-Nya yang mati tersalib, Allah membebaskan manusia dari belenggu ketakutan. Allah yang tadinya sangat jauh telah menjadi Allah yang sangat dekat, dan bahkan mengenakan kemanusiaan kita yang berada di bawah bayang-bayang hukuman kematian. la tidak mendekati manusia dengan tuntutan dan hukuman, melainkan dengan penebusan dan penyelamatan. Kasih Yesus mendamaikan hubungan manusia dengan Allah. Kasih-Nya menerima dan menyelamatkan manusia yang berdosa.
Saudara, setidaknya ada dua alasan mengapa kasih melenyapkan ketakutan:
a. Ketakutan akan hari penghakiman Allah (1 Yoh 4: 17-11).
Dalam konteks ini, ketakutan adalah perasaan negatif sebagai tersangka ketika berhadapan dengan pengadilan llahi. Ketakutan muncul karena Allah diposisikan sebagai hakim yang hanya memiliki moralitas keadilan. Dalam moralitas keadilan, yang salah dihukum dan yang benar diselamatkan. Namun Allah kita bukan hanya Allah yang mahaadil, melainkan juga mahakasih. Allah adalah kasih, barangsiapa mengenal eksistensi Allah yang adalah kasih, maka ketakutannya akan lenyap. Keadilan menghadapkan kita pada tuntutan dan hukuman, sedangkan kasih menghadapkan kita pada pengampunan, perbaikan dan penyelamatan. Dengan demikian, berhadapan dengan Allah yang adalah kasih, tidak lagi menakutkan.
b. Allah menghakimi dengan kriteria hidup dalam kasih.
Bagi orang yang tidak mengasihi Tuhan dan sesama, maka hari penghakiman menjadi hari yang menakutkan. Tetapi bagi yang mengasihi Tuhan dan sesama, ia tidak perlu takut. Dengan mengasihi berarti kita hidup dalam perdamaian dengan Allah dan sesama, sehingga tidak perlu takut baik pada hari penghakiman maupun pada kehidupan saat ini. Barangsiapa hidup dalam kasih, ia tidak perlu cemas akan dipersalahkan. la bebas dari rasa takut karena ia sudah memenuhi kriteria keselamatan. Atau setidaknya jika presentasi hidup dalam kasih sudah dikerjakan semaksimal mungkin dan ternyata tetap tidak sempurna juga, maka kasih Allah akan menyempurnakannya.
Di saat-saat kita merasa terdakwa, ingat selalu kalau kita adalah anak-anak Allah yang sangat dikasihi, dibeli dengan darah Yesus yang sangat mahal. Nilai kita sama dengan Yesus sendiri. Pada waktu kasih Kristus kita rasakan begitu sempurna dalam hidup kita, kita akan mempunyai keberanian dan manifestasi kemenangan akan terjadi.
Tuhan mempunyai rencana yang baik bagi Anda, dan Dia akan menyatakan rencanaNya itu pada waktu yang tepat. Jangan takut! Tuhan ada bersama Anda dan Dia tidak akan meninggalkan Anda tanpa bantuan! Jika Anda membutuhkan bantuan keuangan, Dia akan menyediakan. Jika Anda membutuhkan bantuan fisik, Dia akan membuat Anda bertahan sementara Anda menunggu termanifestasinya kesembuhan secara utuh. Jika Anda membutuhkan dukunga emosional, Dia akan menenangkan dan menghibur Anda dengan damai sejahtera dan penghiburan yang hanya bisa diberikan oleh Roh Kudus. Dia akan memelihara Anda dan memberikan kekuatan dalam setiap area hidup Anda. Tuhan ada untuk Anda dan bersama Anda, Dia bukan lawan Anda. Iblis adalah lawan Anda, tapi Tuhan ada di pihak Anda. Yang Maha Kuasa hidup di dalam Anda! (1 Yoh 4:4)
No comments:
Post a Comment